anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

2 Pekan Lagi Komnas HAM Berencana Akan Membeberkan Kasus Baku Tembak Laskar FPI

440
20210106 171638

Jakarta – anotasi.id | Insiden baku tembak yang melibatkan Front Pembela Islam (FPI) dengan aparat kepolisian hingga kini masih menjadi perdebatan banyak pihak.

Seperti diketahui, dalam insiden yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 itu, enam laskar ormas yang dipimpin Habib Rizieq Shihab (HRS) meninggal dunia.

Tampaknya perdebatan terkait insiden yang terjadi pada Senin, 7 Desember 2020 lalu itu akan segera terkuak.

Komnas HAM berencana membeberkan hasil penyelidikan beserta kesimpulan peristiwa bentrok antara anggota laskar Front Pembela Islam ( FPI) dengan polisi paling lama di pekan kedua Januari 2021.

“Paling lambat dua minggu kami akan sampaikan laporan lengkap kami,” kata Beka saat dikonfirmasi awak media, Minggu (3/1/2021).

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Beka mengatakan pihaknya telah meminta keterangan ahli psikologi forensik di antaranya untuk rekaman suara 25 menit terkait tewasnya enam Laskar FPI oleh Kepolisian di Tol Jakarta Cikampek pada Senin (7/12/2020) lalu.

Ia mengatakan rekaman suara tersebut terdiri dari dua bagian besar yakni voice note dan rekaman lainnya. 

“Tadi ada rekaman berdurasi 25 menit. Terdiri dari dua bagian besar. Voice note dan rekaman lainnya,” kata Beka.

Sejauh ini Komnas HAM juga telah meminta keterangan dari pihak Kepolisian, PT Jasa Marga, FPI, dan saksi masyarakat terkait peristiwa tersebut.

Komnas HAM juga telah membeberkan sejumlah temuan lapangan beberapa waktu lalu di antaranya proyektil, selongsong peluru, dan serpihan benda yang diduga berasal dari kendaraan yang terlibat insiden tersebut.

Selain itu Komnas HAM juga telah meminta keterangan sejumlah ahli lain yakni ahli kedokteran forensik terkait autopsi jenazah dan ahli balistik dari PT Pindad untuk uji balistik.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like