HMI Serang Lempari DPRD Banten Dengan Telur Busuk

Gambar: Ilustrasi/pelitabanten
Pembaca: 1292

Serang | anotasi.id – Lempari telur busuk, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Serang demo didepan gedung DPRD Banten. Hal itu dilakukan sebagai bentuk protes, atas Penggunaan hak interpelasi terkait masalah pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), (Kamis, 11 juni 2020)

Mahasiswa mendesak, kepada DPRD Banten untuk menggunakan Hak Interpelasi DPRD Provinsi Banten, dan bangun pansus terkait pemindahan RKUD provinsi Banten, Kembalikan Bank Banten ke cita-cita awal di Bentuk sebagai Bank kebanggaan masyarakat Banten. Bawa pulangkan RKUD yang telah digondol secara ugal-ugalan serta Selamatkan Bank Banten, usut tuntas dan adili mafia perbankan di Banten.

Para Mahasiswa kecewa, Pasalnya dari 85 anggota dewan, kurang dai 20 % yang menyetujui hak iterpelasi. Terkait masalah pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), yang dilakukan Gubenur Banten Wahidin Halim.

“Kami menyatakan mosi tidak percaya kepada Legislatif. Meraka gagal dalam melakukan tugasnya, dalam mengawal aset Banten yakni Bank Banten,” tegas Ari dalam orasinya.

Menurut, Koordinator Aksi, Ari Opanda, para anggota dewan terkesan diam dan minim menggunakan hak interpelasinya. Terkait masalah pemindahan RKUD.

Tambahnya Ari menilai, DPRD yang menjadi representasi dari wakil rakyat. Telah gagal jika dilihat dari sikap yang ditunjukkan dalam menghadapi masalah pemindahan RKUD.

Menurut informasi, sebelumnya pada Senin (27/04/2020), Gubernur Banten Wahidin Halim, mengaku pemindahan Rekening KUD, dan merger dengan BJB. Bukan alasan poltik, karena Bank Banten yang berdiri tahun 2015 lalu tersebut ada sebelum dirinya menjabat.

Kata, Wahidin Halim “Saya nggak tahu yang dulu (Rano Karno), tapi sekarang saya nggak punya kepentingan politik. Saya cuma langkah pertimbangan saja kemampuan. Ini bisnis, tidak ada kepentingan politik,”.

Menurut WH, dilihat dari kemampuan keuangan daerah, diperlukan dana triliunan rupiah untuk menyehatkan Bank Banten. Itu juga yang membuat alasannya untuk melakukan merger dengan BJB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *