anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Duel Petahana Dalam Pilkada Depok 2020

20
Editor : Yodi
Jurnalis : Septian

Depok – anotasi.id | Wali Kota Depok dan wakil Walikota Depok tidak lagi satu gerbong pada Pilkada Depok 2020 nanti. Duel petahana semakin nyata di depan mata setelah Pradi yang sekarang menjabat sebagai wakil walikota depok yang juga kader Gerindra, secara resmi memperoleh rekomendasi untuk berkoalisi dengan kader PDI-P Afifah Aliyah di Pilkada Depok, (Rabu 5 Agustus 2020).

Sebelumnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah memutuskan mengusung Pradi Supriyatna dan Hj Afifa Alia Hasil keputusan yang disiarkan secara daring dari kantor DPP PDI-P Di Jakarta.

Kedua partai yang sempat jadi rival di kancah Pilpres 2014 dan 2019 itu sepakat mengusung pasangan Pradi Supriatna dan Afifah Aliyah sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Depok Periode 2021-2025.

Di sisi lain DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Jawa Barat telah mengajukan rekomendasi pasangan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono (IBH) sebagai calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Depok 2020 melalui Surat rekomendasi tertanggal 3 Agustus 2020 yang telah ramai diberitakan oleh banyak media.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Seperti yang sudah diketahui Mohammad Idris sebelum menjadi Wali kota Depok (2016–2021), ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali kota Depok (2011–2016) mendampingi Nur Mahmudi Ismail.

Pada Pilkada Depok 2015, Idris diusung menjadi calon wali kota menggantikan kader PKS Nur Mahmudi Ismail karena tersangkut masalah Korupsi.

Idris merupakan kalangan nonpartai yang lekat dengan citra pendakwah, dekat dengan PKS, serta sudah mendampingi Nur Mahmudi sebagai wakil wali kota pada periode sebelumnya.

Sementara itu, Pradi merupakan Ketua DPC Gerindra Kota Depok.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like