anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

GeNose Alat Pendeteksi Covid 19 Siap Digunakan Di Stasiun Kereta Api Dan Terminal Bus

439
1 2021 4

Jakarta – anotasi.id | GeNose, alat pendeteksi virus corona buatan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) baru-baru ini resmi mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan dan siap diterapkan di stasiun kerta api dan terminal bus.

Ketua Tim Pengembang GeNose Kuwat Triyatna mengatakan izin edar GeNose dari Kemenkes turun pada 24 Desember.

Menurut Kuwat, GeNose mendapatkan izin dari Kemenkes untuk menjalani uji diagnostik pada Oktober 2020 setelah izin edar diperoleh maka tim akan melakukan penyerahan GeNose C19 hasil produksi massal batch pertama yang didanai oleh Building Information Modelling (BIM) dan Kemenristek/BRIN untuk didistribusikan.

“Dengan 100 unit batch pertama yang akan dilepas, kami berharap dapat melakukan 120 tes per alat atau atau totalnya 12 ribu orang sehari. Angka 120 tes per alat itu dari estimasi bahwa setiap tes membutuhkan 3 menit termasuk pengambilan nafas sehingga satu jam dapat mentes 20 orang dan bila efektif alat bekerja selama 6 jam,” Ujarnya dikutip laman UGM, Senin (25/01/2021).

Diketahui GeNose C19 atau Gadjah Mada Electronic Nose adalah inovasi alat kesehatan terbaru yang dikembangkan oleh UGM untuk deteksi cepat gejala Covid-19 hanya dengan embusan nafas.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

“GeNose” bekerja secara cepat dan akurat mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC) yang terbentuk karena adanya infeksi Covid-19 yang keluar bersama nafas seseorang. Nafas orang diambil diindera melalui sensor-sensor dan kemudian diolah datanya dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk pendeteksian dan pengambilan keputusan. Selain unsur kecepatan dan keakurasian, “GeNose” didesain sangat handy sehingga dapat dioperasikan oleh seseorang secara mandiri dan efisien.

Rencananya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan akan memakai alat deteksi Covid-19 yang menggunakan sampel napas, GeNose, di stasiun kereta api dan terminal bus.

“Untuk itu, pada moda kereta api akan diterapkan secara wajib (mandatory) pada tanggal 5 Februari 2021. Sedangkan angkutan bus tidak wajib, tapi akan dilakukan pengecekan secara random menggunakan GeNose mulai 5 ferbuari 2021, yang akan dimulai dari Pulau Jawa terlebih dahulu,” tutur Budi dalam keterangannya, Minggu (24/1/2021).

Editor : Yodi | Penulis : Septian

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like