anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Ini Penjelasan BMKG Terkait Pasang Air Laut Di Pesisir Manado

725
20210118 151840

Jakarta – anotasi.id | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait penyebab hantaman ombak besar yang mengakibatkan banjir di pesisir pantan Manado pada 17 Januari 2021.

BMKG menyebutkan bahwa banjir di pesisir Kota Manado, Sulawesi Utara, diduga disebabkan superposisi gelombang tinggi dan pasang air laut.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, Minggu, 18 Januari 2021.

“Naiknya air laut ke daratan yang terjadi di Manado pada Minggu sore, diduga karena adanya kombinasi dari gelombang tinggi, angin kencang, serta kondisi laut yang sedang pasang,”

Eko Prasetyo menuturkan bahwa data pemodelan BMKG Ocean Forecast System (OFS) di Laut Sulawesi hingga pesisir Sulawesi Utara menunjukkan gelombang tinggi berkisar antara 2,5-4 meter.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Kondisi tersebut terjadi saat air laut pasang yang mengakibatkan massa air yang masuk ke darat semakin tinggi.

Data pasang surut BIG menunjukkan pada waktu kejadian, pasang terjadi dengan ketinggian mencapai 2,5 meter, dan adanya angin kencang memperparah kondisi tersebut.

Sebelumnya, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga lebih dari 6 meter di sejumlah perairan di Indonesia yang berlaku mulai dari 17 Januari 2020 pukul 7.00 WIB, sampai dengan 19 Januari 2021 pukul 7.00 WIB.

BMKG memperkirakan tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah, salah satunya perairan utara Sulawesi Utara.

Editor : Yodi | Penulis : Septian

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like