anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Jakarta PSBB Lagi, Fasilitas Kesehatan Penanganan Covid-19 sudah terpakai 77 %

2.112
PSBB DKI Jakarta
Editor : Yodi,   Penulis : Septian 

DKI Jakarta – anotasi.id | Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali berlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)pada Senin, 14 September 2020. 

kebijakan PSBB kembali di berlakukan atas pertimbangan, angka korban Covid-19 di Jakarta yang terus meningkat. Ditambah akibat ketersediaan tempat tidur isolasi dan ruang ICU untuk merawat pasien Covid-19 yang semakin menipis, Kamis (10 september 2020).

Agung Nugroho Ketua Nasional Relawan Kesehatan Indonesia (Rekan Indonesia) Menanggapi alasan penerapan PSBB total di Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya angka Kematian dan Angka Positif Covid-19 menjadi landasan mengapa DKI harus menarik rem darurat PSBB.

“Meski Angka Kematian di DKI rendah yaitu 2,7% lebih rendah angka kematian nasional yang 4,1% bahkan lebih rendah angka kematian global 3,7%, secara signifikan DKI berhasil menekan angka kematian. Hal ini disebabkan oleh angka tes Covid-19 yang tinggi dan Nakes yang sigap” Ungkap Agung Kepada Anotasi.id.

Agung juga menjelaskan secara absolut jumlah angka kematian yang terus bertambah dan angka pemakaman yang menggunakan protap Covid-19 juga meningkat.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

DKI Jakarta memiliki 190 Rumah Sakit dan 67 Rumah Sakit diantaranya RS rujukan Covid-19. Rasio dokter dibandingkan populasi juga cukup tinggi. Namun saat ini ambang batas sudah hampir terlampaui, 4053 Tempat tidur isolasi khusus Covid-19, 77 persen nya sudah terpakaiterpakai, kata Agung

“Bila tidak direm darurat, maka bisa diproyeksikan tanggal 17 Desember semua kamar rawat inap akan penuh”, tandas Agung.

Pemprov DKI seharusnya bukan hanya menyediakan tempat tidur Namun juga memastikan ketersediaan dokter, perawat, obat-obatan, dan APD yang harus terpenuhi. Meski ditambah 20% pun jika tidak diperketat maka hanya mengulur waktu saja terhadap over kapasitas faskes untuk pasien Covid-19″ Tutup Agung.

Berdasarkan informasi Pemprov DKI akan meningkatkan lagi kapasitas tempat tidur 20% bertambah jadi 4807.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like