anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

KPK : Hukuman Mati Bisa Di Tetapkan Pada Pelaku Korupsi Dana Covid

47

KPK : Hukuman Mati Bisa Di Tetapkan Pada Pelaku Korupsi Dana Covid

20201207 144220
Minggu, 06 Desember 2020  |   Editor : Yodi  |  Penulis : Septian  |

Jakrta – anotasi.id | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan akan menuntut pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi virus corona (Covid-19) dengan hukuman mati.

Firli mengaku sudah mengingatkan korupsi saat keadaan bencana bisa diancam hukuman mati.

Sebelumnya KPK telah menetapkan Juliari sebagai tersangka kasus dugaan korupsi program bantuan sosial penanganan virus corona (covid-19).

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

“Ini tidak main-main. Ini saya minta betul nanti kalau ada yang tertangkap, saya minta diancam hukuman mati. Bahkan dieksekusi hukuman mati,” kata Firli Di Kutip Dari CNNIndonesia.com, di Gedung Transmedia, Jakarta, Rabu (29/7).

Firli juga mengungkapkan lembaganya telah menerima laporan terkait sejumlah kepala daerah yang memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk memoles citra melalui dana penanganan Covid-19.

“Saya imbau kepada kepala daerah yang kembali ikut kontestasi Pilkada serentak 2020, setop poles citra anda dengan dana penanganan corona,” kata Firli beberapa waktu lalu.

Ancaman hukuman mati bagi pelaku korupsi diatur dalam Pasal 2 ayat (2) UU Tipikor. Dalam UU Tipikor disebutkan, hukuman mati bisa dijatuhkan jika korupsi dilakukan saat terjadi bencana alam nasional, sebagai pengulangan tindak pidana korupsi, atau pada waktu negara dalam keadaan krisis ekonomi dan moneter.

NEWS

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like