anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Massa Pembela Riziq Datangi Polres Ciamis, Minta Ditahan Tidak Terima Imam Besar Jadi Tersangka

931
20201214 185245
Senin, 14 Desember 2020  |  Editor : Yodi  |  Penulis : Septian  |

Ciamis – anotasi.id | Puluhan massa aksi yang mengatasnamakan Umat Islam Kabupaten Ciamis mendatangi Mapolres Ciamis untuk melakukan aksi solidaritas terhadap Pemimpin FPI Rizieq Shihab, Minggu (13/12/2020) sore.

Aksi ini dilakukan menyusul ditahannya Pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab selama 20 hari ke depan.

Dalam aksinya itu mereka berkumpul di Masjid Agung Ciamis dan berjalan kaki menuju ke Polres. Setibanya di Polres, mereka meminta polisi untuk juga ikut menahannya di penjara.

“Kami menyerahkan diri dan siap dipenjara,” kata perwakilan Umat Islam Kabupaten Ciamis, Deden Badrul Kamal dalam orasinya

Alasannya melakukan aksi tersebut, kata Deden, karena kasus pelanggaran terkait protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan, Jakarta, beberapa waktu lalu tidak hanya melibatkan Rizieq Shihab saja.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Sementara itu Kapolres Ciamis, AKBP Doni Eka Putra mengatakan, terkait dengan aksi solidaritas tersebut pihaknya sudah memberikan penjelasan jika penanganan Rizieq Shihab tidak ada kaitannya dengan Polres Ciamis. Pasalnya, perkara tersebut ditangani oleh Polda Metro Jaya.

“Tidak ada sangkut paut dengan kita, Polres Ciamis,” jelasnya kepada wartawan.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan massa pendukung Rizieq Shihab itu diketahui berlangsung kondusif.

“Alhamdulillah kondusif” terangnya.

Setelah melakukan dialog tersebut, massa aksi kemudian bersedia membubarkan diri secara tertib.

Sebelumnya HRS ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan dalam acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat. 

Habib Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka penghasutan dan melawan petugas dalam kasus kerumunan tersebut. Sementara itu, lima lainnya ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran UU Kekarantinaan Kesehatan.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like