anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Mayat Dikubur Dalam Lantai Kontrakan Di Sawangan, Ternyata Dibunuh Adik Sendiri

1.603
20201121 135934
Jum'at, 20 Nopember 2020  |  Editor  : Yodi  |  Penulis : Septian

Depok – anotasi.id | Pembunuhan sadis terhadap seorang pria yang jasadnya dikubur di lantai rumah kontrakan di Sawangan, Depok, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Korban diketahui adalah Dedi dan pembunuh ternyata adalah Juana alias Juan, yang tak lain adiknya sendiri.

Tersangka diringkus Tim Resmob Polres Metro Depok di kawasan Gunung Pongkor Bogor pada Kamis, 19 November 2020, atau sehari setelah jasad korban ditemukan pada Rabu.

Dari hasil penyelidikan pun terungkap Juan menghabisi nyawa sang kakak dengan cara yang sadis.“Dia menganiaya dengan beberapa benda tumpul, di antaranya yang paling mematikan adalah dipukul menggunakan tabung gas elpiji 3 kg di bagian dada dan kepala,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah, Jumat 20 Oktober 2020.

Alasan-alasan tersangka membunuh kakaknya karena cekcok, atau pertengkaran yang berkaitan dengan rencana pernikahan. Aziz menjelaskan, tersangka sudah memiliki pacar sedangkan korban (Dedi) belum memiliki pendamping hidup.

“Si adiknya ingin segera nikah namun tidak bisa nikah sebelum kakaknya nikah. Ketika si adik mengejar mengejar kakaknya untuk segera menikahi kakaknya tersinggung dan sering marah semenjak 2 bulan terakhir, ”ujarnya.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Sementara itu, Juan mengaku, dirinya melakukan aksi sadis tersebut ketika sang kakak sedang tertidur pulas.“Waktu dia lagi tidur marah habis-saya pukul pakai tabung gas 3 kg di bagian kepala, bagian kiri satu kali, dada satu kali, dan saya sikut di bagian kelamin nya tiga kali dan saya bekam pakai bantal,” tuturnya.

Setelah memastikan Dedi tak lagi bernyawa, Juan sempat kebingungan. Akhirnya, ia terbesit lah di benaknya untuk menghilangkan jejak dengan cara mengubur jasad korban di bawah lantai kontrakan.

Jasad Dedi ditemukan pada Rabu malam, 18 November 2020. Saat itu rumah kontrakan sudah kosong. Kasus ini terungkap pemilik kontrakan curiga dengan beberapa lantai keramik yang warnanya berbeda.

NEWS

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like