anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Pemerintah Tidak Akan Laksanakan Pilkades Ditengah Pandemi, Pilkada Serentak 2020 Lanjut

195
Editor : Yodi,      Penulis : Septian
Senin, 21 September 2020.    

Jakarta – anotasi.id | Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian putuskan untuk tidak melaksanakan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades di seluruh Indonesia lantaran pandemi virus corona (Covid-19).

Keputusan ini berbanding terbalik dengan sikap pemerintah, yang tetap melanjutkan tahapan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah, Senin (21/09/20).

Tito mengatakan setidaknya agenda 3.000 Pilkades di Indonesia ditunda di tengah wabah virus corona. Penundaan dilakukan karena pemerintah tidak bisa mengontrol jalannya Pilkades.

“Pilkades saya tunda semua, ada 3.000, semuanya sudah kita tunda. Kenapa? Karena kita tidak bisa kontrol. Karena itu kan yang melaksanakannya adalah panitianya ini kan Bupati menurut undang-undang,” kata Tito kemarin dalam sebuah webinar, Minggu (20/9).

Menurut Tito, dengan kewenangannya sebagai Mendagri, ia sudah mengirimkan surat edaran dan memerintahkan kepada seluruh bupati untuk menunda pilkades. Menurutnya, pilkades akan ditunda sampai dengan pelaksanaan pilkada tahun ini rampung.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Sementara itu, untuk penyelenggaraan Pilkada 2020, Tito menegaskan akan tetap digelar. Keputusan pemerintah sudah bulat, meski banyak pihak mendesak agar pemerintah menunda pelaksanaan pilkada di situasi pandemi Covid-19.

“Karena pilkada bisa kita kontrol, tapi kalau pilkades penyelenggara tiap kabupaten masing-masing. Iya kalau punya manajemen yang baik, kalau tidak rawan sekali (penyebaran Covid-19),” tandasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like