anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Pillkada Kota Depok, Dominasi Partai Vs Koalisi Gemuk

57

Pillkada Kota Depok, Dominasi Partai Vs Koalisi Gemuk

Editor : Yodi,     Penulis : Septian,    
Kamis, 1 Oktober 2020   .

Depok – anotasi.id | Dinamika politik menjelang Pilkada di Kota Depok semakin sengit. Dua pasangan calon fight to fight untuk berebut kursi di Balaikota.

Pertarungan itu semakin menarik karena Walikota dan Wakil Walikota saat ini pecah kongsi. Ya, Mohammad Idris akan bertemu dengan wakilnya sendiri, Pradi Supriatna pada pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang.

Idris bersama Anggota DPRD Jawa Barat yang juga Kepala Bidang Humas DPW PKS Jawa Barat Imam Budi Hartono. Mereka berhasil menarik dukungan 17 kursi parlemen, dari PKS, PPP, dan Demokrat.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Sedangkan Pradi-Afifah akan maju dengan dukungan gerbong koalisi gemuk untuk menghadapi mesin politik PKS dalam kontestasi ini, Pasangan ini diusung koalisi gemuk 33 kursi parlemen, yang terdiri dari Partai Gerindra, PDIP, Golkar, PSI, PKB, PAN, Perindo, NasDem, PBB, Dan Hanura.

Sepak Terjang Idris – Pradi Dan Dominasi PKS di Kota Depok.

Pada pilkada 2015, pasangan Idris-Pradi menang telak dari Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi. Idris-Pradi meraih 411.367 suara atau 61,91 persen suara sah, sedangkan Dimas-Babai hanya mengantongi 251.367 suara atau 38,09 persen suara sah.

Kemenangan Idris-Pradi memperpanjang dominasi PKS di Kota Depok menjadi tiga periode. PKS telah memenangi tiga dari empat pilkada sejak Kota Depok menjadi kota madya pada 1999.

PKS memang telah mendarah daging di Depok selama 15 tahun terakhir. Partai yang didirikan oleh kader-kader Tarbiyah itu telah memenangi tiga dari empat pilkada sejak Kota Depok menjadi kota madya pada 1999.

Keyakinan Pradi Menumbangkan PKS Di Kota Depok

Sementara itu Koalisi “gemuk” pengusung Pradi-Afifah di atas memiliki satu tekad yang sama, yakni berkehendak untuk mengakhiri dominasi PKS selama 3 periode di Kota Depok. Kemesraan PDIP dan Gerindra di tingkat nasional membawa angin segar bagi Pradi.

Gerbong ini diperkuat dengan dukungan partai non parlemen yang diisi oleh, Perindo, Nasdem, PBB, Hanura, PKPI dan Partai Garuda.

Selain partai, koalisi yang dinamakan Depok Bangkit itu juga disokong oleh sejumlah organisasi kemasyarakatan (Ormas) besar, seperti Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi), Forum Betawi Rempuk (FBR), Pemuda Pancasila (PP), Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), dan Badan Potensi Pembinaan Keluarga Besar (BPPKB) Banten.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like