anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Polemik Benur Edhy Kata Rocky

62

Polemik Benur Edhy Kata Rocky

20201127 174600
Kamis, 26 Nopember 2020  | Editor : Yodi  |  Penulis : Septian  |

Jakarta – anotasi.id | Penangkapan KPK terhadap Menteri KKP, Edhy Prabowo atas dugaan kasus ekspor benih lobster mendapat perhatian sejumlah pihak termasuk pengamat politik, Rocky Gerung.

Seperti ramai diberitakan, Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap tim dari KPK di usai tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (25/11/2020) dini hari tadi.

Lewat channel YouTubenya, Rocky Gerung Official, Rocky yang membuka diskusi bersama Hersubeno Arief menyebut bahwa gelagat penangkapan atas Edhy tersebut sudah terbaca.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

“Ini mudah diduga dari awal karena ada yang ngga tuntas. Waktu ekspor benur dibongkar Tempo, kelihatannya pihak KKP berada di atas angin bisa diselesaikan,” Terang Rocky Gerung.

“konteks politiknya selalu ada persaingan di dalam soal bisnis kan, karena kalau mulus-mulus saja akan tertunda penangkapannya. Tapi mungkin ada MoU yang belum diselesaikan jadi semua orang sekarang berpikir di belakang OTT tersebut ada pesan politiknya,” katanya.

Lebih jauh menanggapi penangkapan itu, dengan gaya santai Rocky Gerung pun mengajak semua merayakannya dengan makan seafood.

“Tapi saya anggap yaudah lah kita rayakan saja itu dengan pesan seafood hari ini karena ada big fish tertangkap,” Candanya.

Lebih jauh rocky juga menyinggung peran Novel Baswedan Penyidikan KPK yang terlibat dalam operasi penangkapan tersebut.

“Tapi selalu orang menganggap kemampuan KPK bergantung pada kemampuan Novel Baswedan dan yang hilang adalah bola matanya Novel, Tetapi mata batinnya dan mata pikirannya tajam, dia imbangi kesulitan dia melihat dengan akal pikiran dan nurani karena itu operasi Novel selalu meledak menghasilkan udang dan ikan besar” Ungkap Rocky

Edhy ditangkap KPK setelah kepulangannya dari Kota Honolulu, Amerika Serikat. Ia ditangkap atas dugaan korupsi ekspor benih lobster yang tengah aktif dijalankan oleh kementerian KKP.

Hingga kini, politikus Gerindra itu bersama sejumlah pihak masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Untuk detail penangkapan dan kasus menjerat Edhy akan disampaikan KPK setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan bukti -bukti yang telah dimiliki lembaga anti rasuah.

News

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like