anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Presiden Buka Izin Investasi Miras, Aktivis HMI Ciputat Pertanyakan Respon K.H Ma’ruf Amin

911
30022020
Ilustrasi alkohol/Pixabay

Jakarta – anotasi.id | Presiden Joko Widodo membuka izin investasi untuk industri minuman keras (miras) atau beralkohol dari skala besar hingga kecil. Investasi Miras itu tertuang di dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal (BPUM).

Perizinan investasi miras ini menuai kotroversi dari banyak pihak, salah satunya datang dari aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Umar Wala, Departemem Hukum Dan Hak Asasi Manusia Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciputat yang menolak keras peraturan Presiden yang membuka izin investasi minuman keras (Miras).

“Miras lebih banyak membawa kemudharatan daripada manfaatnya. Penjelasan al-Qur’an dan kasus kriminal-kriminal yang marak terjadi telah membuktikan hal itu. Katanya, presiden ingin membangun SDM yang unggul. Apa yang akan diunggulkan, kalau miras, sebagai salah satu faktor yang merusak akhlak bangsa, dibiarkan tersebar di negeri ini?” tutur Umar Wala

Umar menekankan bahwa negara tidak pantas mencari uang dengan memproduksi miras atau menjual miras. Kekayaan alam Indonesia yang merimpah ruah seharusnya bisa dimanfaatkan untuk perekenomian negara.

Negara Indonesia yang mencari keuntungan dari produksi miras dan jual miras merupakan penghinaan. Seharusnya, tanpa pendapatan dari miras, perekenomian Indonesia tetap bisa maju. Problemnya, beranikah kita berdikari dan tidak dieksploitasi oleh kaum kapitalis; Lanjut Umar

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Umar Wala, mengajak kepada semua pihak agar menyuarakan penolakan terhadap kebijakan perizinan miras. Umar juga menanyakan keberadaan Ma’ruf Amin selaku Wakil Presiden dan mantan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam pengambilan kebijakan miras.

“K.H. Ma’ruf Amin dimana? Beliau sebagai Wakil Presiden dan juga pernah menjabat sebagai ketua MUI seharusnya melarang perizinan miras ini. Mari bersama kita suarakan penolakan miras di Indonesia, teman-teman. Besar harapan saya, K.H. Ma’ruf Amin dapat membantu meyakinkan Presiden bahwa perizinan miras di Indonesia berbahaya bagi Umat dan Bangsa,” jelasnya

Get real time updates directly on you device, subscribe now.