anotasi.id
Mencatat Dengan Terang & Kritis

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

Tekan Angka Penularan Covid-19, Pemkot Depok Akan Berlakukan Jam Malam

14

Tekan Angka Penularan Covid-19, Pemkot Depok Akan Berlakukan Jam Malam

Senin, 30 Agustus 2020
Editor  : Yodi
Penulis  : Septian
depok

[sharethis-inline-buttons]

Depok – anotasi.id | Peningkatan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang semakin hari tak terkendali menjadikan Kota Depok dalam keadaan darurat Covid-19. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota bertindak tegas untuk mencegah serta menekan penyebaran Covid-19. Kebijakan terbaru yakni akan memberlakukan jam malam mulai Senin (31/8) hingga waktu yang belum ditentukan.

“Pemberlakuan jam malam untuk operasional toko, rumah makan, cafe, mini market, super market dan mal pada pukul 18.00 WIB. Sedangkan untuk aktivitas warga Kota Depok, pemberlakuan jam malam hingga pukul 20.00 WIB,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran pers Minggu (30/8).

Sebelumnya GTPPC Kota Depok melaporkan perkembangan penyebaran virus Corona (Covid-19), Minggu (30/8). Berdasarkan data, tercatat bertambah 20 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah total pasien positif menjadi 2.152 orang. Untuk kasus pasien positif meninggal dunia, totalnya 76 orang. Untuk pasien sembuh dari Covid-19 di Kota Depok sebanyak 23 orang, sehingga jumlah totalnya menjadi 1.483 orang sembuh. 

Kebijakan yang diambil tersebut lantaran distribusi kasus konfirmasi positif pada periode minggu ke-24 dan ke-25 terdapat lebih dari 70 persen. Distribusi tersebut, bersumber dari imported case, yakni kasus yang menunjukkan lokasi di mana semua kasus telah diperoleh di luar lokasi pelaporan.

Iklan Hub : indonesiaanotasi@gmail.com

“Kasus imported case ini berasal dari klaster perkantoran dan tempat kerja, yang berdampak pada penularan didalam keluarga,” Ungkap Dadang.Menurut dadang untuk pengawasan pemberlakuan jam malam, pihaknya akan melakukan pengawasan dan penertiban protokol kesehatan secara tegas, baik untuk warga secara individu, kelompok, pelaku usaha dan kantor.

“Kami akan melakukan patroli dan razia terhadap pelanggar jam malam. Kami belum membuat kebijakan sanksi, tapi dengan teguran dan pembubaran tempat berkumpul di malam hari dan akan melakukan evaluasi setiap harinya, apakah efektif hanya teguran atau dikenai sanksi,” tegasnya. 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

You might also like